You are currently viewing Yuk, Mengenal Reverse Osmosis!

Yuk, Mengenal Reverse Osmosis!

Simpelnya sih, Reverse Osmosis (RO) merupakan kebalikan dari osmosis─sesuai dengan namanya. Secara lebih lengkapnya, RO merupakan proses pemisahan sebagian besar kontaminan dari air dengan mendorong air di bawah tekanan melalui suatu membran semipermeabel. Secara teoretis, hanya molekul air yang dapat melewati membran tersebut sehingga kontaminan akan tertinggal dan air murni akan didapatkan. Dalam hal ini, molekul air berpindah dari campuran konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah; berlawanan dengan fenomena osmosis.

Diagram berikut menggambarkan secara sederhana implementasi RO di kehidupan nyata, khususnya desalinasi air laut.

Gambar 2. Diagram Alir Sederhana Implementasi Reverse Osmosis

Tekanan air laut dinaikkan sampai melebihi tekanan osmotiknya menggunakan pompa lalu dialirkan ke membran semipermeabel (membran RO). Dua aliran pun dihasilkan, yaitu permeat (produk) dan aliran penolakan. Permeat adalah aliran yang berhasil melewati membran sehingga hanya sedikit mengandung kontaminan, sedangkan aliran penolakan memiliki konsentrasi kontaminan sangat tinggi. Sekitar 95%-99% garam terpisahkan dari air laut melalui RO.

Implementasi RO dilakukan dengan cross filtration agar jumlah kontaminan yang tertinggal di membran dapat diminimalisasi. Hal ini berkaitan dengan ukuran pori dari membran RO, yaitu sekitar 0,0001 mikron, yang merupakan terkecil jika dibandingkan dengan membran pada ultrafiltrasi (0,01 mikron) dan nanofiltrasi (0,001 mikron). Dengan ukuran pori sekecil itu, fouling (penumpukan kontaminan pada membran) akan sangat mudah terjadi. leo.

Gambar 3. Perbandingan beberapa membran filtrasi
Gambar 4. Perbedaan cross filtration dengan conventional filtration

RO memiliki penerapan yang sangat luas. Desalinasi air laut menjadi air minum merupakan yang terbanyak dilakukan. Proses desalinasi tersebut dan pengolahan air gambut termasuk ke dalam bidang pengolahan air. Di bidang pengolahan air limbah, RO digunakan untuk mengolah berbagai air limbah yang berasal dari perkotaan, TPA sampah, dan proses industri. Di bidang pengolahan makanan dan minuman, RO digunakan untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas daripada saat menggunakan metode lain. Dengan RO, rasa dari jus buah dan kandungan dari susu dapat terjaga saat dinaikkan konsentrasinya, serta bir bebas alkohol dapat terasa sama seperti bir asli.

Gambar 5. (a) Air gambut;
Gambar 5. (b) Air lindi di TPA sampah,
Gambar 5. (c) contoh bir bebas alkohol

Penerapan RO dapat diperluas lagi. Berbagai potensi mulai diteliti, terutama pada sistem yang melibatkan air sebagai pelarut. Salah satu contoh yang menjanjikan adalah pemulihan logam dari air laut atau air limbah yang dapat diintegrasikan dalam fasilitas yang sudah ada. Selain itu, RO ditemukan dapat memfasilitasi pemisahan campuran organik yang tidak melibatkan air, tetapi dinilai tidak ekonomis karena fouling senyawa hidrokarbon yang merusak membran.

Meskipun memiliki berbagai potensi dan keunggulan, RO juga memiliki banyak tantangan dalam penerapan dan pengembangannya. Tantangan yang paling terasa adalah fouling karena berbagai masalah dapat timbul dari fouling ini. Selain fouling, tantangan lain dari RO ialah pemisahan boron dari air yang lebih efektif, pengurangan limbah, pengurangan konsumsi energi, dan pembangunan fasilitas besar untuk memenuhi kebutuhan air minum di masa depan. Berbagai solusi pun dicari. Beberapa solusi yang terus dikembangkan ialah non-modular UF membrane, proses pembersihan membran RO baru, material membran baru, proses desalinasi yang terintegrasi, dan elemen membran yang lebih besar.

Wahh, keren banget ya Reverse Osmosis ini! Ada bonus video tentang proses desalinasi air laut juga, nih! Kamu bisa baca juga referensi dari artikel ini atau sumber-sumber lain supaya wawasan kamu tentang RO bertambah luas.

penulis

Dwi Widiantoro                                  (13019106)

Muhammad Faisal Prawiratama         (13019043)

Sumber

Hancock, N. (2016, Desember 4). Ultrafiltration, Nanofiltration and Reverse Osmosis. Diakses pada Januari 14, 2021, dari https://www.safewater.org/fact-sheets-1/2017/1/23/ultrafiltrationnanoandro#:~:text=An%20ultrafiltration%20filter%20has%20a,and%20may%20remove%20some%20viruses

Wenten, I. G., & Khoiruddin. (2016). Reverse osmosis applications: Prospect and challenges. Desalination, 391, 112–125. https://doi.org/10.1016/j.desal.2015.12.011

 What is Reverse Osmosis? (n.d.). Diakses pada Januari 14, 2021, dari https://puretecwater.com/reverse-osmosis/what-is-reverse-osmosis#how-does-reverse-osmosis-work

Tinggalkan Balasan