MERAK atau Menerima Rekan dan Keluarga adalah salah satu kegiatan HIMATEK-ITB yang dilakukan untuk menerima civitas akademika dari luar ITB yang hendak bersilaturahmi, berkunjung, atau melakukan studi banding ke HIMATEK-ITB. Divisi ekstrakampus berperan sebagai jembatan kolaborasi antara pihak tersebut dengan divisi-divisi yang ada di HIMATEK-ITB. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan antarinstansi, tetapi juga untuk menambah wawasan mengenai kegiatan yang dilakukan masing-masing pihak. Pada tahun ajaran 2020/2021 ini, HIMATEK-ITB dan pihak luar melakukan kunjungan dalam bentuk virtual dikarenakan kondisi pandemi yang tidak memungkinkan untuk melakukan kunjungan tatap muka

MERAK #1: IMTK FTUI

Pada hari Kamis, 13 Agustus 2020, MERAK pertama diadakan dengan teman-teman dari IMTK FTUI. Berikut adalah beberapa fakta-fakta menarik yang didapat dari pertemuan tersebut:

  1. UI memiliki 13 fakultas. Pada Fakultas Teknik terdapat 7 departemen yang membawahi beberapa jurusan. Departemen Teknik Kimia terbagi menjadi dua jurusan, yaitu Teknik Kimia dan Teknologi Bioproses.
  2. Di Teknik Kimia UI, mahasiswa bisa lulus 3,5 tahun.
  3. Jurusan Bioproses di UI persentase peminatnya lebih besar dibandingkan ITB.
  4. IMTK FTUI tidak memiliki Jaket Himpunan, hanya ada Jaket Departemen.
  5. Di IMTK FTUI, mahasiswa tingkat dua sudah bisa menjadi Badan Pengurus.
  6. Staff Kastrat di IMTK FTUI wajib bisa grafis.
  7. Visit Alumni dilakukan dengan mengunjungi salah satu rumah alumni, berbeda dengan HIMATEK-ITB yang mengunjungi alumni dari berbagai angkatan di sekre IA-ITB.
  8. Chednite IMTK FTUI hanya dihadiri oleh mahasiswa S1, berbeda dengan ChENight HIMATEK-ITB yang dapat dihadiri oleh civitas akademika Teknik Kimia ITB.

MERAK #2: IMATEK KM FT UNSRI

MERAK yang kedua diadakan dengan teman-teman dari IMATEK KM FT UNSRI pada Minggu, 23 Agustus 2020. Dapat diketahui beberapa hal-hal unik dari kunjungan ini, seperti:

 

  1. Kampus UNSRI berada di dua lokasi, yaitu Palembang dan Indralaya.
  2. Di UNSRI bisa memilih kampus dan UKT-nya akan disesuaikan dengan letak kampus, UNSRI Palembang UKTnya lebih mahal dibandingkan UNSRI Indralaya.
  3. Teknik Kimia UNSRI sudah belajar HYSYS dari semester 3 atau 4.
  4. Sebutan kahim IMATEK UNSRI adalah Bupati.
  5. AD/ART IMATEK UNSRI datang dan dibuat oleh setiap bupati yang akan naik tiap tahun (otomatis diamandemen setiap tahun pada saat pergantian bupati dan isi AD/ART-nya disesuaikan dengan prinsip yang dipegang oleh bupati kepengurusan itu).
  6. Sekretaris IMATEK UNSRI mengurusi dokumen-dokumen sejenis AD/ART hampir mirip dengan BPA HIMATEK-ITB.
  7. Tidak ada lembaga legislatif di IMATEK UNSRI, jadi kebanyakan prokernya tidak memiliki parameter dan kalaupun ada, pengawasannya berasal dari lembaga luar, yaitu DPM dan lebih kepada pengawasan ketua himpunan dan proker-proker besar.
  8. Karena tidak ada badan legislatif yang mengawasi, semua kontrol dan pengambilang keputusan berada di bupati.
  9. Di IMATEK UNSRI kalau kompetensi belum terpenuhi terdapat sanksi-sanksi, seperti  lisan, surat, dan tindakan.
  10. Struktur BP di setiap departemen memiliki sekretaris yang memiliki tugas sebagai jembatan informasi antara pihak eksternal departemen dengan departemen tersebut.
  11. IMATEK UNSRI memiliki sistem anggota aktif dan anggota pasif.

MERAK #3: HMTK UP

Pada Minggu, 20 September 2020, HIMATEK-ITB mendapat kunjungan virtual dari HMTK UP. Ada beberapa fakta seru yang diperoleh tentang UP dan HMTK UP dari kunjungan ini:

 

  1. Mahasiswa UP tetap menjalankan praktikum secara online.
  2. Angkatan 2016 merupakan angkatan pertama yang lulus dari UP.
  3. Di UP, tidak terdapat asisten dosen, sehingga responsi/tutorial diberikan oleh teman sebaya/kakak tingkat.
  4. Staff di HMTK UP sedikit, hanya sekitar 3 orang.
  5. DPM HMTK UP memiliki tugas dan fungsi yang hampir sama dengan BPA HIMATEK-ITB, karena tugas utamanya adalah pengawasan. DPM masih dikoordinasi oleh prodi/pembimbing,
  6. Tahun ini UP baru memasuki tahap pembuatan BEM kampus (sejenis Kabinet KM) dan progresnya baru sampai tahap pembuatan Anggaran Dasar.
  7. Mahasiswa UP, jika ingin bekerja di Pertamina akan dimudahkan.

MERAK #4: HIMATEKKIM ITK

HIMATEK-ITB mendapat kunjungan dari teman-teman HIMATEKKIM ITK pada hari Minggu, 1 November 2020. Dari pertemuan ini, diperoleh banyak fakta menarik tentang HIMATEKKIM ITK.

  1. Mahasiswa ITK kalau KP-nya tidak mendapatkan industri, akan di-assign ke dosen dengan topik tertentu.
  2. Kampus ITK berada di tengah hutan, sehingga banyak berpapasan dengan satwa liar.
  3. Di ITK terdapat sistem TPB juga seperti ITB, namun pada TPB sudah masuk program studi.
  4. HIMATEKKIM ITK baru terbentuk pada tahun 2017, sehingga angkatan 2015 menjabat selama dua periode.
  5. Anggota HIMATEKKIM ITK jauh lebih sedikit dibanding jumlah anggota HIMATEK-ITB yang berjumlah 367 orang.
  6. Penyebutan HIMATEKKIM ITK hanya untuk badan pengurus himpunan saja.
  7. BPH HIMATEKKIM ITK bertugas sebagai pengawas, sedangkan badan legislatifnya terpisah jauh dari himpunannya sendiri.
  8. BPH di HIMATEKKIM ITK terdiri dari sekretaris, bendahara, dan wakahim yang memiliki tugas pengawasan dan administrasi.
  9. Kaderisasi HIMATEKKIM ITK masih dilaksanakan secara terpusat, namun teknisnya sudah diserahkan pada masing-masing himpunan. Himpunan sudah melaksanakan kaderisasi dari tingkat 1.
  10. Kaderisasi HIMATEKKIM ITK sangat terstruktur dan banyak hal kultural yang direncanakan mampu dilaksanakan dengan baik.

Penulis: Nadifa Azka Alimaa

Leave a Comment