You are currently viewing HIMBER #8

HIMBER #8

HIMATEK Berkarir atau yang biasa disebut HIMBER merupakan seminar mengenai wawasan keilmuan untuk massa HIMATEK-ITB. HIMBER ini mengundang pembicara yang telah ahli dan berkecimpung dalam di bidang keilmuan tersebut.

HIMATEK Berkarir 8 telah terlaksana pada hari Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 13.00-15.30 WIB. Pada HIMBER ke 8 ini, HIMBER mengundang Bapak Erwin Harun (TK ITB ‘87), President Director PT Croda Indonesia, dan Bapak Norman Ginting (TK ITB ‘94), Vice President Engineering & Technical PT Pertamina Power Indonesia untuk membawakan topik “Green Chemistry for Sustainable Industry”

“Smart Science to Improve Lives” merupakan tujuan PT Croda Indonesia. Strategi yang dimiliki untuk mencapai tujuan tersebut adalah Growth, yaitu konsisten pertumbuhan hulu dan hilir, Innovation dengan meningkatkan kuantitas NPP (New and Protected Products), dan Sustainability dengan mencepat transisi ke bahan berkelanjutan. Sustainability yang targetkan PT Croda Indonesia merupakan “By 2030 Climate, Land and People Positive”. Climate Positive dengan memungkinkan lebih banyak karbon tersimpan daripada emisi, Land Positive dengan memungkinkan lebih banyak tanah terselamatkan daripada yang terpakai untuk menanam bio-based materials, dan People Positive dengan mengaplikasikan inovasi untuk meningkatkan impact positif pada masyarakat.

PT Croda Indonesia berfokus pada market bidang Life Sciences yang mencakup beauty activities, beauty effects dan beauty formulation; bidang Personal Care yang mencakup seed enhancement, crop protection, dan healthcare; dan bidang Performance Technologies yang mencakup energy technologies, smart materials, home, dan fabric and water. PT Croda Indonesia juga memprioritaskan SDGs nomor 2 Zero Hunger, 3 Good Health and Well-being, 5 Gender Equality, 7 Affordable and Clean Energy, 12 Responsible Consumption and Production, 13 Climate Action, dan 14 Life Below Water.

Visi PT Pertamina Power Indonesia adalah memimpin transisi energi indonesia melalui innovative clean energy. Misi PT Pertamina Power Indonesia memimpin perkembangan kapasitas dalam geothermal, gas dan NRE power, battery manufacturing dan storage for sustainability, accessibility (connectivity), dan mobilitas energi bersih di indonesia dan sekitarnya. Green energy project yang dimiliki ada solar PV Plant – Badak 4MW, Biogas Plant – Sei Mangkei Special Economics Zone 2.4MW, dan Biogas Plant Kwala Sawit 1MW + Biogas Plant Pagar Merbau 1MW.

PT Pertamina Power Indonesia berfokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan yang EV Related, Bioenergi dan DME & Methanol. Strategi yang dilakukan dalam menuju tujuan adalah melalui Managing base, Accelerate Growth, dan Scale up and Expand.

Pertamina terus mengembangkan Energi Baru & Terbarukan (EBT) untuk memenuhi bauran energi 23% di tahun 2025 melalui 4 Framework. Pertamina melakukan research dan pengembangan produk untuk mendukung 4 pilar utama EBT. Pertamina juga terus menambah dan mengembangkan portofolio dalam pengembangan energi bersih dan baru terbarukan untuk berkontribusi terhadap bauran energi pemerintah pada 2025 sebesar 23%.

Salah satu teknologi energi baru dan terbarukan adalah teknologi Hidrogen. Keunggulan dari teknologi hidrogen yang pertama adalah ramah lingkungan. Hasil pembakaran hidrogen berupa uap air dan panas tidak memberikan dampak negatif terhadap alam. Lalu Hidrogen juga mudah diperoleh. Bahan baku hidrogen berasal dari senyawa hidrokarbon yang lazim ditemui pada limbah organik dari hasil industri. Hidrogen juga lebih tenang, pembakaran hidrogen tidak menimbulkan suara bising. Dan teknologi Hidrogen itu efisien. Hidrogen bertahan lebih lama dibandingkan fosil sehingga lebih efisien.

Tantangan Teknik Kimia untuk perkembangan green energy di indonesia adalah pertama, pengembangan teknologi bioenergi (biomassa dan biogas) agar menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi dan biaya efisien. Kedua, pengembangan teknologi baterai yang lebih environmentally friendly, reliable, tahan lama dan dalam harga terjangkau. Dan ketiga, pengembangan teknologi Hidrogen yang dapat dimanfaatkan secara massal dengan biaya terjangkau.

Sumber: Instagram HIMATEK-ITB

Penulis: Sharfina Putri

Tinggalkan Balasan